kE -2 Pengertian pencegahan, perawatan dan cedera

 PENCEGAHAN, PERAWATAN,dan CEDERA

A. PENCEGAHAN

Pencegahan merupakan suatu upaya yang dilakukan seseorang untuk menghambat sesuatu hal yang akan terjadi, pencegahan juga bisa diartikan sebagai penanggulangan atau tindakan yang dilakukan agar hal yang tidak diingin kan tidak terjadi atau mengurangi dampak sesuatu hal yang tidak diinginkann terjadi.

Lebih lanjuda dapat di perjelas menurut teori yang di sampaikan oleh:

“pencegahan adalah proses, cara, perbuatan mencegah. Contonya seperti pencegahan kebakaran artinya upaya-upaya yang dilakukan agar kebakaran tidak terjadi” (KBBI; )

Berdasarkan kutipan diatas dapat di simpulkan bahwa “PENCEGAHAN” merupakan suatu proses atau cara yang di lakukan seseorang untuk menghentikan sesuatu hal agar tidak terjadi.


B.      CEDERA

Cedera merupakan suatu ketika dimana telah terjadi gangguan pada sistem tubuh, yang di sebabkan oleh benturan ataupun kecelakaan kecil akibat aktifitas olahraga.

Lebih lanjuda dapat di perjelas menurut teori yang di sampaikan oleh:

Menurut Syamsuri E (1984 : 36), cedera adalah memar atau luka, atau dislokasi dari otot, sendi atau tulang yang disebabkan oleh kecelakaan, benturan (bodycontac) atau gerakan yang berlebihan sehingga otot, tulang, atau sendi tidak dapat menahan beban atau menjalankan tugasnya.

Menurut Drs. Andun Sudijandoko M.Kes.dalam bukunya yang berjudul Pencegahan dan Perawatan Cedera (2000:3) mendefinisikan cedera sebagai suatu akibat daripada gaya-gaya yang bekerja pada tubuh atau sebagian daripada tubuh dimana melampaui kemampuan tubuh untuk mengatasinya, gaya-gaya ini bisa berlangsung cepat atau dalam jangka lama.

Bedasarkan kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa cedera merupakan gangguan pada sistem tubuh berupa memar, luka atau dislokasi otot, sendi atau tulang yang disebabkan akibat benturan atau kecelaan kecil akibat berolahraga


C.    PERAWATAN

Perawatan merupakn suatu tindakan seseorang terhadap orang lain disaat orang tersebut tersebut mengalami problem terhadap kesehetan, kejiwaan, mental.Perawatan juga dapat di artikan sebagai tindakan yang diambil seseorang untuk menolong orang lain dalam keadaan darurat sebelum di tangani lebih lanjud oleh dokter

Lebih lanjuda dapat di perjelas menurut teori yang di sampaikan oleh:

Dorothea Orem (1971).Keperawatan ialah proses aksi dan interaksi untuk membantu individu dari berbagai kelompok umur dalam memenuhi kebutuhannya dan menangani status kesehatan mereka pada saat tertentu dalam suatu siklus kehidupan.

Lokakarya Keperawatan (1983) .Perawatan adalah pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yang menyeluruh ditunjukkan kepada individu, kelompok dan masyarakat baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses kehidupan manusia.

Berdasarkan kutipan di atas dapat disimpulkan bahwa perawatan merupakan proses aksi dan interaksi untuk membantu individu dan berbagai kelompok umur dalam peroses penyembuhan penyakit atau cedera yang di alami nya.


1.      Pengertian Perawatan

            Perawatan adalah suatu aktivitas untuk memelihara fasilitas peralatan pabrik mengadakan perbaikan atau penyesuaian/penggantian yang diperlukan agar terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan sesuai dengan apa yang direncanakan.(Harsono ,1984)

            Perawatan menurut (patrick,2001) adalah suatu kegiatan untuk memelihara dan menjaga fasilitas yang ada serta memperbaiki,melakukan penyesuaian atau penggantian yang dilakukan untukmendapatkan suatu kondisi operasi produksi agar sesuai dengan perancangan yang ada.

            Jadi kesimpulan sederhana dari perawatan adalah untuk menjaga suatu kinerja peralatan fasilitas/mesin pabrik agar tetap beroprasi dengan baik tanpa kerusakan dan jika keadaan fasilitas/mesin pab rik rusak di usahakan untuk memperbaiki dan dikembalikan dengan kondisi bai k atau siap beroprasi.

2.      Pengertian Cedera

            Menurut Graha & Priyo (2009 ; 45), cidera atau trauma adalah kelainan yang terjadi pada tubuh yang mengakibatkan timbulnya nyeri, panas, merah, bengkak, dan tidak dapat berfungsi dengan baik pada otot, tendon, ligament, persendian, maupun tulang akibat aktifitas gerak yang berlebihan atau kecelakaan.

Cedera olahraga adalah cedera yang terjadi pada sistem otot dan rangka tubuh selama berolahraga. Anak-anak sangat berisiko untuk jenis cedera ini, tetapi orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Cedera olahraga adalah segala macam cedera yang timbul pada saat latihan ataupun pada waktu pertandingan ataupun sesudah pertandingan (Hardianto Wibowo, 1995:11). Cedera merupakan rusaknya jaringan yang disebabkan adanya kesalahan teknis, benturan, atau aktivitas fisik yang melebihi batas beban latihan, yang dapat menimbulkan rasa sakit akibat dari kelebihan latihan melalui pembebanan latihan yang terlalu berat sehingga otot dan tulang tidak lagi dalam keadaan anatomis (Cava, 1995:145).

jenis-jenis cedera olahraga yang paling sering terjadi berikut ini

·         Keseleo Pergelangan Kaki

Terkilir atau cedera pada pergelangan kaki merupakan salah satu cedera yang paling banyak terjadi. Cedera jenis ini umum terjadi ketika melakukan olahraga seperti jogging, latihan peregangan, dan melompat. Penyebab terjadinya cedera pergelangan kaki adalah robekan pada ligamen pergelangan kaki, tendon, atau otot. Untuk mencegah terjadinya terkilir dapat dilakukan dengan cara rutin melakukan latihan fleksibilitas dan keseimbangan.

·         Cedera Lutut

Cedera lutut merupakan cedera yang paling banyak terjadi pada olahraga yang mengandalkan lutut untuk bertumpu seperti lari, sepak bola, dan voli. Cedera jenis ini cukup menyiksa para penderitanya karena menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa. Untuk pertolongan pertama apabila terjadi cedera lutut, segera kompres menggunakan es dan hindari aktivitas berat agar segera pulih.

·         Cedera Bahu

Cedera bahu merupakan kondisi ketika terjadi pergerakan pada sendi bahu secara berlebihan sehingga menyebabkan robek atau bengkak. Umumnya cedera ini rawan menimpa atlet yang melakukan gerakan bahu berulang, seperti renang, tenis, dan golf. Cedera bahu ini dapat dicegah dengan cara rutin melakukan latihan penguatan otot dan fleksibilitas pada bahu, punggung atas, dan inti tubuh.

·         Cedera Tulang Kering

Cedera tulang kering biasanya terjadi karena peradangan pada otot yang diakibatkan oleh meningkatkan intensitas aktivitas fisik secara mendadak. Kondisi ini umumnya terjadi saat berolahraga lari, basket, dan sepak bola. Gejala terjadinya cedera tulang kering dapat ditandai dengan rasa nyeri pada bagian tulang kering dan otot sekitarnya. Rasa nyeri akibat cedera tulang kering dapat diatasi dengan cara mengompres dengan es dan mengonsumsi obat pereda nyeri.

·         Cedera Pinggang

Cedera pinggang adalah kondisi ketika bagian pinggang atau punggung bawah terasa nyeri. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh otot yang tegang, robek atau saraf terjepit. Olahraga yang paling rawan untuk terkena cedera punggung adalah golf, bersepeda, serta mengangkat beban. Cedera ini dapat dicegah dengan cara rutin melakukan peregangan dan penguatan otot tulang belakang.

3.      Pengertian Pencegahan

Menurut sudut pandang hukum, Pencegahan adalah suatu proses, cara, tindakan mencegah atau tindakan menahan agar sesuatu hal tidak terjadi. Dapat dikatakan pula suatu upaya yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran. Upaya pencegahan kejahatan merupakan upaya awal dalam menanggulangi kejahatan.

Upaya dalam menanggulangi kejahatan dapat diambil beberapa langkah meliputi langkah penindakan (represif) disamping langkah pencegahan (preventif).

 Pencegahan adalah suatu proses, cara, tindakan mencegah atau tindakan menahan agar sesuatu hal tidak terjadi. Dapat dikatakan pula suatu upaya yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke-4 SARANA PELINDUNG DALAM OLAHRAGA